devodi

Indie Product Studio

Where things always
end well.

Devodi membangun web application — dari ide kasar di kepala kamu, sampai produk yang bisa dipakai user sungguhan.

What we do

Empat cara untuk ngobrol dengan kami.

Tidak semua kebutuhan butuh project lengkap. Kadang cuma butuh second opinion. Kadang cuma butuh teknisi stand-by. Empat layanan ini menjawab kondisi yang berbeda — pilih yang paling pas.

/ 01

Custom Web Application

Bukan template yang dipoles. Web app yang dirancang dari nol untuk masalahmu.

Untuk founder yang butuh produk lengkap — bukan sekadar website. Kami pegang setiap project sampai selesai siap pakai, dengan dokumentasi yang bisa dibaca tim kamu nanti.

/ 02

MVP Sprint

Validasi cepat tanpa shortcut yang bikin nyesel kemudian.

Untuk founder yang butuh produk untuk ditunjukkan ke user pertama. 4-6 minggu, scope tetap, harga tetap. Kami pastikan MVP-nya tidak harus dibuang setelah validation — bisa dilanjutkan jadi produk penuh.

/ 03

Technical Consulting

Second opinion yang jujur, walau yang dibilang bukan yang kamu mau dengar.

Untuk founder yang butuh jawaban teknis sebelum decision penting — pilih stack, hire CTO, audit codebase. Output: dokumen rekomendasi yang bisa dipakai untuk decision making, bukan slide presentasi.

/ 04

Maintenance & Care

Setelah launch, kami tidak hilang. Kami tetap di sini.

Untuk produk yang sudah jalan dan butuh teknisi yang stand-by. Bug fix, update keamanan, optimisasi, dan perubahan kecil. Retainer bulanan dengan jam yang transparan dan laporan yang rapi setiap akhir bulan.

How we think

Tiga hal yang selalu kami ingat.

Tiga prinsip ini bukan untuk dipajang di dinding. Mereka adalah keputusan yang kami buat setiap minggu — bahkan saat lebih mudah untuk tidak melakukannya.

/ 01

We don't do discovery for 12 weeks.

Kami mulai coding di minggu ke-2 — dengan dokumentasi yang tumbuh bersama kode, bukan dokumen terpisah yang nanti basi sebelum project selesai.

/ 02

We question requirements before building them.

Tidak setiap "harus ada" benar-benar harus ada. Kami mengajak diskusi, bukan asal eksekusi. Hasilnya: lebih sedikit fitur, lebih lama dipakai.

/ 03

We don't ghost after launch.

30 hari pertama setelah live, kami tetap stand-by tanpa charge tambahan. Karena launch bukan akhir — itu awal dari produk yang akan dipakai user kamu.

How we work

Cara kami bekerja, tanpa drama.

Devodi tidak menjual proses 12 minggu yang isinya 80% workshop dan 20% kerja. Empat tahap yang jelas — kamu tahu kapan kami kerja, kapan kamu kerja, dan kapan project selesai.

/ 01

Conversation

Sebelum bicara harga, kita bicara masalah.

Kita ngobrol 30-45 menit, gratis. Saya dengar konteks bisnismu, ekspektasi, dan kenapa solusi ini perlu sekarang. Kalau saya merasa Devodi bukan studio yang tepat untuk kamu, saya akan bilang langsung — dan kasih rekomendasi alternatif.

/ 02

Proposal

Dokumen yang kamu bisa baca dengan tenang sambil ngopi.

3-5 hari setelah ngobrol, kamu dapat 1 dokumen — bukan 5 lampiran terpisah. Isinya: scope yang jelas, asumsi yang tertulis, timeline realistis, dan harga tetap. Kalau ada yang kurang jelas atau perlu disesuaikan, kita revisi sebelum tanda tangan apapun.

/ 03

Build

Kamu lihat produk, bukan slide deck progress.

Setiap minggu, kamu dapat link ke staging environment yang bisa langsung dicoba — bukan screenshot di slide. Setiap dua minggu, kita ngobrol 30 menit untuk cek arah. Tidak ada Gantt chart yang dikirim untuk dipajang — kami percaya progress nyata adalah produk yang bisa diklik.

/ 04

Handover

Setelah live, kami tidak hilang besoknya.

Saat launch, kamu dapat: codebase yang bersih, dokumentasi teknis, panduan operasional untuk tim non-teknis, dan training kalau dibutuhkan. 30 hari setelahnya, saya tetap di slack/email kamu — gratis, untuk apapun yang muncul setelah pengguna nyata mulai pakai.

About / Behind the studio

Halo, saya Rapsodi.

Sering saya dengar keluhan yang sama dari pemilik bisnis: susah ngobrol dengan developer. Kebanyakan orang teknis cuma fokus ke kode — kalau dikasih dua pilihan, mereka pilih yang gampang buat diri sendiri, bukan yang nyaman buat orang yang akhirnya pakai produknya.

Itu kenapa di banyak tempat, harus ada orang tengah yang menjembatani — biasanya orang yang paham bisnis, tapi tidak terlalu paham teknis. Hasilnya sering terjadi: miskomunikasi yang berlarut-larut, drama yang seharusnya tidak perlu, dan kamu yang akhirnya capek ngobrol dengan 3-4 orang berbeda untuk satu masalah.

Saya datang ke setiap kerjaan dari sudut pandang yang akan pakai, bukan yang ngerjain. Pertanyaan yang selalu saya tanya: Kalau saya yang pegang produk ini setiap hari, nyaman tidak? — pertanyaan ini sering bikin saya kasih input yang justru menambah kerjaan saya sendiri, demi hasil yang lebih baik. Buat kamu artinya satu hal: ngobrol cukup dengan satu orang. Tidak ada lapisan, tidak ada drama.

Saya pegang satu prinsip: teknologi ada untuk membantu bisnis tumbuh, bukan sebaliknya. Kamu yang menentukan arah bisnismu — saya di sini untuk melancarkan. Setiap kerjaan yang masuk ke Devodi, kami lihat dari sudut bisnismu dulu, baru cari jawaban teknisnya.

Kalau kamu lagi cari developer yang seperti itu — mari ngobrol.

Frequently asked

Pertanyaan dari kepala kamu.

Jawaban jujur untuk pertanyaan yang sering ada di kepala calon klien — sebelum mereka repot kirim email. Kalau ada yang belum tercover di sini, langsung tanya saja di kontak.

Tidak perlu sempurna
dulu untuk mulai.

Cerita kerjaanmu apa adanya — saya dengarkan dulu, baru kita pikirkan bareng arahnya. Saya balas dalam 24 jam, tidak ada formulir panjang, tidak ada sales call yang dipaksakan.